Tuesday, April 17, 2018

kapten pilihan pelatih PERSIB

Bojan Malisic masuk ke lapangan paling depan untuk memimpin tim saat melawat ke markas Arema. Ban kapten melingkar di lengannya ketika Supardi harus absen karena sanksi. Sedangkan pemain lain yang berstatus senior ditempatkan Mario Gomez di bench layaknya Atep, Hariono, Tony Sucipto dan Eka Ramdani.
Pelatih asal Argentina itu pun membeberkan alasan mempercayakan jabatan kapten pada Malisic. Padahal ini baru musim pertama dia mengenakan seragam Persib. Menurutnya bek asal Serbia ini punya karakter yang kuat untuk menjadi pemimpin rekan-rekannya berada di lapangan. Malisic juga merupakan kapten di South China yang merupakan tim terdahulunya.
“Semua itu tentang karakter. Ketika memilih kapten, yang paling penting adalah karakter. Kalau tidak punya karakter, kamu tidak bisa menjadi kapten,” jelas Gomez ketika diwawancara di Stadion SPOrT Jabar Arcamanik, Selasa (17/4).
Malisic sendiri bermain cukup lugas dan tenang sebagai pemimpin tim menghadapi Arema. Dia juga tidak mudah tersulut emosi meski sempat terlibat friksi di lapangan dengan Arthur Cunha. Dirinya tertangkap kamera ditanduk oleh bek Arema itu setelah melakukan duel namun dia tidak lantas membalasnya dengan aksi frontal.
“Ya tentu, itu kenapa saya memilih dia sebagai kapten. Itu beda dengan pemain lain. Kamu butuh karakter dan sifat yang baik tak hanya ketika bermain di kandang tapi di manapun,” jelas Gomez.

Monday, April 3, 2017

TEMPAT LATIHAN PERSIB PINDAH

Karena kebutuhan latihan, PERSIB mulai memindahkan lapangan latihan dari lapangan Lodaya, Bandung. Hari ini skuat Maung Bandung berlatih di Stadion Arcamanik, Bandung.

"Ya hari ini kita latihan di stadion Arcamanik. Alasannya karena keluhan mulai berdatangan dari pemain. Bukan hanya karena keluhan dari dua pemain baru saja. Karena tidak bagus juga keseringan main di lapangan sintetis," ujar Djadjang Nurdjaman sebelum memimpin latihan, Senin (3/04/2017).

Menurutnya, dengan rumput sintetis, jalannya bola memang bagus. Hanya untuk kaki pemain akan cepat sakit karena tekstur yang keras. "Jadi ini sesuai kebutuhan kita," kata Djadjang.

Selain itu, faktor penonton yang sering membludak juga menjadi alasan kenapa pelatih yang karib disapa Djanur ini memindahkan tempat latihan.

"Animo Bobotoh untuk menonton kita latihan sangat besar. Kalau di luar negeri tidak ada yang seperti ini. Ke depannya ya variatif tidak selamanya di Arcamanik. Bisa saja kita pindah lagi tempat latihan seperti di Sesko AD atau Pusdikpom mungkin," ungkapnya.

Jelang Go-Jek Traveloka Liga 1 bergulir, Djanur menegaskan bukan hal yang tidak mungkin pihaknya menggelar latihan tertutup demi kenyamanan dan kerahasiaan latihan.

"Selain pemain, bagi pelatih juga jadi nyaman kalau tertutup, karena ada poin-poin latihan yang seharusnya jadi rahasia," tutupnya.***

#